Also Available in:

Angkor melihat Stegosaurus?

oleh David Catchpoole
penerjemah: Sammy Wiriadinata Lee, June 2010

Stegasaurus
Foto oleh Chris Maier <www.UnexplainedEarth.com>

Ukiran batu yang menghiasai kuil-kuil Angkor, yang direklamasi dari hutan Kambodia zaman modern menggambarkan kehidupan sehari-hari berdampingan dengan mitos Hindu dan Buddhis. Usianya sudah 800 tahun.

Salah satu dari pahatan1 itu tampaknya menunjukkan sesuatu yang bahkan kebanyakan anak-anak dewasa ini pun akan mudah sekali mengenalinya sebagai Stegosaurus, sejenis dinosaurus yang para ahli penggalian evolusionis mengatakan sudah punah jutaan tahun yang lalo—yakni lama sebelum manusia muncul berjalan diantas planet.

Stone carving
Foto oleh Chris Maier <www.UnexplainedEarth.com>

Jadi bagaimanakah menjelaskan mengenai ukiran Stegosaurus itu? So how to explain the stegosaur glyph? 800 tahun yang lalu tidak ada buku pelajaran sekolah yang menunjukkan pada pemahat-pemahat purbakala itu bagaimana tampaknya fosil dari stegosaurus itu.2 Jelas, sejarah evolusionis itu salah. Sebaliknya, dinosaurus memang dulu hidup berdampingan dengan manusia sebagaimana yang dikatakan Alkitab (Kejadian 1:24–28, 6:19–20, 8:15–19; Ayub 40:15–19),3 yang menjelaskan bagaimana sampai orang-orang Angkor itu bisa tahu bentuk dai stegosaurus.

Referensi dan catatan

  1. Dari kuil Ta prohm. Maier, C., Makhluk-makhluh memesonakan dari Angkor, www.unexplainedearth.com/angkor.php, 9 February 2006.
  2. Seandainya pun hal ini bisa terjdi bahwa penghuni rimba purbakala itu dapat menggali fosil dari batu-batuan tanpa teknik modern, tidak akan jelas bagaimana binatang yang aslinya itu akan tampak. Itu membutuhkan pengetahuan spesialis dalam zaman modern.
  3. Lihat juga Batten, D. (Ed.) et al., The Creation Answers Book, chapter 19: ‘Bagaimana dengan dinosaurus?’, pp. 235–253, Creation Ministries International, Brisbane, Australia, 2006.